Pada malam ini, saya ke toko buku di suatu mall di bandung dan menemukan buku yang menarik berjudul “berani menertawakan diri sendiri”. Saya hanya menilik di salah satu halamannya yang berisikan bagaimana menyikapi suatu KEGAGALAN, di antaranya :
- kegagalan tidak berarti bodoh, itu berarti aku harus lebih banyak lagi mempelajari sesuatu
- kegagalan tidak berarti aku gagal, itu berarti aku menemukan cara yang salah untuk melakukan sesuatu
- kegagalan tidak berarti aku melakukan sesuatu yang sia-sia, itu berarti aku berani mencoba
-kegagalan tidak berarti aku tidak punya kemampuan dalam diri, itu berarti aku harus melakukan dengan cara yang berbeda.
-kegagalan tidak berarti aku membuang waktu, itu berarti aku punya alasan untuk memulai kembali
-kegagalan tidak berarti aku menyerah, itu berarti aku harus mencoba lebih keras lagi
-kegagalan tidak berarti aku dipermalukan, itu berarti aku menguji keberanian
-kegagalan tidak berarti aku tidak akan berhasil., itu berarti aku membutuhkan kesabaran yang lebih
sayang banget saya lupa siapa yang nulis buku itu.. Intinya, kita harus memaknai arti kegagalan. jangan sampai kegagalan menghambat kita mencapai tujuan.
tertulis juga dalam buku itu :
“seorang yang pesimis melihat hambatan, sedangkan orang yang optimis melihat peluang dan kesempatan!” -lagi-lagi lupa siapa yang nulis-
Ayolah mulai sekarang menjadi orang yang optimis dan pantang menyerah!
dan buat temen2 angkatan gw di teknik lingkungan, ayo semangat menTA nya, kalo gagal, tetep berjuang! Insya Allah ada jalannya!
ini ga ada hubungannya sama topik, tapi pengen gw ungkapin aja, buat yang lulus duluan nantinya (para juliet), jangan lupakan kami yang lulus belakangan ya, kalo ada waktu, main2 ke bandung ya bantuin kita2, pasti sangat senang dibantuin. rasa sedih pasti ada berpisah dengan temen2, tapi tapi tapi :’) ah udah ah, jadi mellow gini, bukan aing pisan.
:’)